4.1 Persyaratan Umum ISO 9001:2008

Persyaratan umum ISO 9001:2008

Organisasi harus menetapkan, mendokumentasikan, menerapkan, dan memelihara suatu sistem manajemen mutu dan secara berkelanjutan meningkatkan efektifitas sesuai dengan persyaratan standar ini. Organisasi harus:

  1. Menetapkan proses yang diperlukan dan penerapannya diseluruh organisasi. Lihat.
  2. Menetapkan urutan dan interaksi dari proses-proses
  3. Menetapkan kriteria dan metode yang diperlukan untuk menjamin bahwa operasi dan pengendalian dari proses-proses tersebut efektif
  4. Memastikan ketersediaan sumberdaya dan informasi yang perlu untuk mendukung operasi dan pemantauan proses tersebut
  5. Memantau, mengukur dan menganalisis proses
  6. Menerapkan tindakan yang perlu untuk mencapai hasil yang direncanakan dan penignkatan berkelanjutan

Bila perusahaan melakukan proses yang dikerjakan oleh pihak lain (outsourcing) yang berdampak pada kesesuaian produk, maka organisasi harus menjamin pengendalian proses tersebut. Jenis dan tingkat pengendalian yang diterapkan pada proses yang diterapkan pada proses outsourcing harus ditetapkan dalam sistem manajemen mutu.

Catatan 1. Proses yang diperlukan dalam sistem maanjemen mutu harus mencakup proses kegiatan manajemen, penyediaan sumber daya, realisasi produk dan pengukuran, analisisi dan peningkatan.

Catatan 2 proses outsourcing adalah proses yang diperlukan organisasi untuk mendukung sistem manajemen mutu dan yang dipilih organisasi untuk dilakukan pihak luar.

Catatan 3 memastikan atas pengendalian proses outcsource tidak melepaskan tanggung jawab organisasi untuk memastikan dengan persyaratan pelanggan. Jenisa dan jangkauan pengendalian pada proses outsourcing dapat dipengaruhi oleh : Potensi dampak proses yang dikerjakan, tingkat pengendalian untuk proses, kemampuan pengendalian yang diperlukan

Dari klausul diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa apabila suatu organisasi menerapkan sistem manajemen mutu maka organisasi tersebut diwajibkan untuk mengidentifikasi dan menetapkan keterkaitan antar proses dalam organisasi tersebut , umumnya suatu organisasi akan membuat sebuah bisnis mapping yang menggambarkan keterkaitan antar fungsi organisasi yang saling mendukung, dan adanya dokumen manual mutu yang berisi tentang gambaran perusahaan secara umum. dilain pihak pengukuran proses-proses tersebut harus dilakukan dengan jelas dibeberapa organisasi akan menerapkan audit internal dan tinjauan manajemen walaupun tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan cara lain untuk mengukur penerapan proses tersebut.

Salah satu hal yang membedakan dalam ISO 9001 versi 2008 ini adalah pengendalian proses yang dikerjakan oleh pihak luar atau yang biasa disebut dengan outsourcing. Apalagi proses outsource tersebut menyentuh pada persyaratan dan kepuasan pelanggan, tentunya proses ini harus di kendalikan dengan benar.

Advertisements

One thought on “4.1 Persyaratan Umum ISO 9001:2008

  1. Pingback: 5.4 Perencanaan | ISO SHARE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s