4.2.2 Pedoman mutu SMM

4.2.2 Pedoman Mutu

organisasi harus menetapkan dan ememlihara pedoman mutu yang mencakup :

  1. ruang lingkup SMM, termasuk perincian dan alasan adanya pengecualian.
  2. prosedur terdokumentasi yang ditetapkan unutk sistem manajemen mutu
  3. gambaran interaksi antara proses-proses dari SMM.

Dari klausul diatas maka sebuah organisasi/perusahaan yang menerapkan SMM harus memiliki pedoman mutu. Pedoman mutu yang lazim di pergunakan dalam sebuah organisasi adalah terdiri dari

  • Manual Mutu
    Dalam manual mutu terdapat antara lain gambaran umum perusahaan, tujuan perusahaan, matriks penerapan SMM dalam perusahaan, pemetaan bisnis perusahaan, pengecualian dan alasannya . dan lain-lain
  • Prosedur terdokumentasi
    penetapan prosedur sesuai proses dan interaksi yang ada dalam perusahaan atau di beberapa perusahaan sering disebut dengan SOP. prosedur ini dibuat oleh masing-masing departemen sesuai dengan prosedur atau proses yang dilakukan oleh departemen tersebut. Prosedur sebaiknya ditinjau berkala dan di setujui oleh top manajemen dan di sosialisasikan kepada seluruh karyawan yang terlibat. contoh : departemen HR biasanya memiliki prosedur penerimaan karyawan, pelatihan karyawan dll.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s